Langkah Memperkecil Biaya Usaha

Tak sedikit bisnis yang mengalami kebangkrutan padahal belum berulang tahun yang pertama. Gagalnya wirausaha dalam mengelola keuangan sering kali menjadi penyebab dari hal ini. Pelaku bisnis terkadang hanya fokus untuk memaksimalkan pendapatan tapi tidak berupaya menekan biaya usaha. Akibatnya, pengeluaran yang tak terkendali menyebabkan kondisi finansial mengalami keterpurukan dan sulit membiayai kegiatan operasional usaha. Sebagai pebisnis yang ingin mempertahankan kelangsungan bisnis, Anda wajib berupaya memperkecil biaya usaha untuk menstabilkan finansial. Untuk langkahnya sendiri, simak lebih lanjut di bawah ini.

Stop iklan yang kurang efektif

Beriklan memang perlu dilakukan secara berkesinambungan untuk dapat membangun brand image sehingga pada akhirnya mendongkrak omset penjual. Akan tetapi, Anda harus memantau iklan yang dilakukan apakah memberikan dampak positif yang signifikan atau justru tidak. Jika memang promosi yang dilakukan tidak memberikan hasil sesuai yang diharapkan misalnya penjualan sama sekali tidak ada peningkatan dari waktu ke waktu, jangan ragu menghentikannya agar dapat menekan biaya yang sebetulnya tidak perlu.

Miliki virtual office

Memiliki kantor virtual menjadi solusi jika Anda ingin menghemat biaya usaha. Bagaimana tidak? Anda tak perlu menyewa gedung yang mahal, membeli peralatan & perlengkapan kantor, membayar tagihan listrik & air, dsb karena semua aktivitas usaha dilakukan secara online. Akan tetapi, Anda akan memperoleh alamat kantor yang bergengsi untuk meningkatkan kredibilitas usaha di mata publik. Jika memang ingin melakukan meeting bersama pekerja atau klien, penyedia virtual office juga menyediakan ruang meeting yang nyaman dan tentunya sesuai harapan.

Temukan pemasok dengan tawaran harga murah

Strategi lainnya untuk menghemat pengeluaran usaha adalah dengan menemukan pemasok bahan baku atau barang yang siap dijual dengan harga yang lebih murah. Setidaknya mereka bisa diajak bernegosiasi masalah harga. Kendatipun murah, tapi pastikan produk yang mereka tawarkan berkualitas. Jangan sampai output produksi tidak bagus karena bahan baku dengan kualitas buruk atau barang yang siap dijual tidak laku. Survey mesti Anda lakukan untuk menemukan supplier dengan kriteria demikian. Misalnya dengan memanfaatkan marketplace, mendapatkan informasi dari situs resmi supplier, atau bisa dari rekan yang telah lebih dahulu terjun ke dunia bisnis.

Hemat energy listrik

Tagihan listrik menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pengeluaran usaha membengkak. Maka dari itu, Anda harus berupaya menghemat energy listrik untuk menekan pengeluaran usaha. Tak sekedar menghemat pengeluaran, bisa hemat energy listrik diharapkan dapat meminimalisir pemanasan global yang sangat mengerikan dampaknya. Langkah yang dapat Anda lakukan adalah dengan matikan perangkat elektronik seperti komputer, AC, kipas angin, atau lainnya jika tidak dipakai, gunakan lampu hemat energy, buat skylight untuk mengoptimalkan pencahayaan alami, dsb.

Di samping itu, pembelian asuransi kesehatan karyawan dan juga properti juga menjadi langkah untuk menekan biaya usaha. Karyawan juga manusia yang bisa sakit. Mereka juga sewaktu-waktu berpotensi mengalami kecelakaan saat bekerja. Ketika mengalami hal demikian, Anda sebagai pemilik bisnis bisa mengalihkan biaya pengobatan karyawan atau santunan untuk kecelakaan mereka kepada pihak asuransi. Begitu pula ketika mendadak terjadi, kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tsb akan diganti oleh perusahaan asuransi sehingga Anda dapat kembali membangun usaha.